garmen murah di bali

Produksi garmen murah di Bali. Garmen identik dengan produksi pakaian siap pakai yang bis dijumpai di toko. Pabrik garmen sendiri memang memproduksi pakaian yang telah didesain khusus. Biasanya pabrik garmen sudah bekerjasama dengan salah satu brand untuk memproduksi massal pesanan mereka. Tempat industri ini akan mengubah kain menjadi pakaian jadi dengan beragam model. Produksi dari garmen murah di Bali sendiri dibedakan menjadi dua, yakni produksi untuk domestik dan ekspor.

 

Umumnya ada perbedaan antara kedua macam produksi tersebut, yakni bahan serta model pakaian. Mengingat pakaian ekspor harus lolos quality control yang ditetapkan oleh negara tujuan, sedangkan domestik sendiri tak sebegitu ketat. Pakaian yang diproduksi di pabrik garmen pun tak selalu sama, artinya model selalu berubah. Pabrik hanya memproduksi pakaian dalam jumlah massal untuk jangka waktu tertentu. Jika waktu tersebut sudah lewat, maka ada model baru yang akan diproduksi kembali.

Proses pra produksi garmen murah di Bali

Tak jauh berbeda dengan konveksi, garmen murah di Bali pun melewati beberapa proses sebelum produksi, seperti.

  • Costing atau biaya produksi

Biaya produksi melingkupi modal keseluruhan yang harus dikeluarkan oleh pabrik selama masa produksi. Perhitungan ini harus dilakukan secara rinci dan tepat sebelum proses produksi berjalan. Costing yang dimaksud meliputi biaya kumulatif, termasuk pembelian bahan, gaji karyawan, serta biaya terduga maupun tak terduga. Nantinya pihak pemesan akan menentukan FOB atau freight of board dari harga garmen. Dari FOB inilah pihak pabrik akan memberikan lembaran costing keseluruhan. FOB sendiri adalah perhitungan margin dari biaya produksi dan pajak.

  • Perencanaan produksi

Pada proses ini, pihak pabrik akan membuat perencanaan terjadwal terkait proses keseluruhan. Biasanya perencanaan baru dibuat setelah bahan baku sudah tersedia semuanya. Jadwal pabrik garmen murah di Bali sendiri akan menentukan kapan tanggal produksi, waktu pengiriman sampel, hingga proses finishing. Setiap pelaksaan dari perencanaan ini akan diawasi oleh departemen yang ditugaskan.

  • Produksi

Jika sebelumnya baru sebatas perencanaan, maka proses selanjutnya adalah produksi. Disini bahan akan dipotong, dijahit hingga merapikan benang sisa jahitan. Semua proses tersebut dilakukan oleh tim yang telah ditentukan sebelumnya. Sehingga setiap jadwal perencanaan dapat terlaksana on time.

  • Pencucian pakaian

Tak semua pemesan memang meminta pakaian mereka untuk dicuci. Hanya saja pabrik bertanggungjawab membersihkan setiap noda maupun kotoran yang terdapat pada kain. Proses pencucian sendiri memanfaatkan warna cahaya pada pabrik garmen besar. Pencucian sendiri biasanya diterapkan pada model atau pesanan khusus.

  • Finishing

Tahap terakhir adalah finishing atau pengecekan ulang dari produksi. Petugas akan meneliti kualitas dari setiap item yang diproduksi oleh pabrik garmen murah di Bali. Apakah setiap produk telah lulus uji kualitas atau malah sebaliknya.